Macam Rumah Adat Papua Beserta Filosofinya

Papua adalah salah satu propinsi di negara Indonesia yang terkenal dengan keberagaman budaya dan sukunya. Tiap suku punya budaya, adat istiadat dan rumah adat yang berbeda-beda. Keberagaman ini menjadi daya tarik tersendiri bagi negara Indoensia di mata internasional.

Pulau papua terbentang seluas kurang lebih 316.553,074 km2. Jika dibandingkan dengan pulau jawa, luas pulau Papua bisa dua kali lipatnya. Hal tersebut menyebabkan suku-suku di Papua hidupnya terpencar-pencar.

Beberapa suku besar di Papua adalah suku Damal Amungke, suku Dani, suku Yali, suku Asmat, suku Arfak, dan beberapa suku lainnya.

Setiap suku di Papua punya budaya dan adat istiadatnya masing-masing, termasuk rumah adat yang mereka huni.

Berikut beberapa rumah adat di Papua beserta filosofinya.

  1. Rumah Adat Ebai

Dari segi bahasa, Ebai berasal dari kata ‘ebe’ dan ‘ai’. Ebe berarti tubuh, dan ai artinya rumah. Rumah Ebai diperuntukkan khusus untuk perempuan di suku Dani. Mereka beranggapan bahwa perempuan merupakan tempat tinggal bagi kehidupan.  Untuk

Di rumah Ebai biasanya para ibu mengajarkan kepada anak perempuannya, apa saja yang harus dilakukan ketika mereka menikah nanti. Pada saat itulah proses pendidikan anak perempuan berlangsung. Sedangkan untuk anak laki-laki,  mereka masih tinggal di rumah Ebai sampai menjelang dewasa.

  1. Rumah Adat Honai

Rumah Adat Honai juga berasal dari suku Dani. Rumah Honai kebalikan dari rumah Ebai. Kalau Rumah Ebai untuk perempuan, rumah Honai khusus untuk laki-laki suku Dani. Kata Honai sendiri terdiri dari kata ‘hun’ yang berarti laki-laki, dan ai yang berarti rumah.

Rumah honai biasanya bertempat di lembah dan pegunungan. Struktur bangunan rumah honai terbuat dari kayu sebagai dindingnya, dan jerami yang dibentuk kerucut sebagai atapnya.

  1. Rumah Adat Wamai

Rumah wamai adalah bangunan yang sengaja digunakan untuk kandang hewan peliharaan. Bentuknya mirip seperti rumah Ebai dan Honai.

Luas rumah wamai tergantung berapa jumlah hewan yang dimiliki. Semakin banyak hewan peliharaannya, rumah wamai semakin besar. Hewan-hewan yang biasa dipelihara suku Damai seperti ayam, babi, anjing, dan lain sebagainya.

  1. Rumah Adat Rumsyam

Rumah adat Rumsyam adalah tempat tinggal suku Biak Numfor. Rumah ini khusus untuk anak laki-laki mereka. Dan menjadi tempat mereka mendapat pendidikan tentang kehidupan dari orang tuanya.

Bentuk rumah Rumsyam persegi dengan beberapa ukiran khas Papua di sekeliking bangunan rumahnya. Atapnya berbentuk seperti perahu terbalik, yang menandakan mata pencaharian utama suku Biak Numfor yaitu nelayan.

  1. Rumah Kariwari

Rumah Kariwari merupakan rumah adat yang dihuni oleh suku Tobati-Enggros. Merka tinggal di tepi danau Sentani, Jayapura. Makanya banyak kita temukan rumah Kariwari berada di sekeliling danau Sentani.

Menurut adat setempat, rumah Kariwari hanya boleh ditinggali oleh anak laki-laki yang sudah berumur 12 tahun. Di Rumah ini mereka diajari tentang pengalaman hidup dan cara mencari nafkah untuk keluarganya. Mereka juga diajarkan untuk menjadi laki-laki yang kuat, perkasa dan bertanggung jawab untuk keluarganya.

  1. Rumah Pohon Korowai

Rumah pohon Korowai merupakan rumah pohon milik suku pedalaman asli Papua. Rumah ini hampir punah karena populasi suku Korowai semakin hari makin sedikit. Sampai saat ini suku Korowai hanya tinggal sekitar 3 ribu orang.

Suku Korowai tinggal di bagian selatan Papua, daerah ini diapit oleh dua sungai besar dan gunung-gunung.

Suku  Korowai membuat rumah diatas pohon dengan ketinggian sekitar 15-50 meter dari permukaan tanah. Dindingnya terbuat dari kayu dan atapnya dari dedaunan kering. Tunjuan mereka membuat rumah diatas pohon agar terhindar dari binatang buas dan roh jahat yang biasa mereka sebut ‘Laleo’.

Sayangnya rumah-rumah adat tersebut sudah tidak banyak kita temui. Mereka juga sudah mengenal rumah modern yang terbuat dari beton. Sehingga menyebabkan rumah-rumah adat semakin sedikit. Salah satu situs yang membahas tentang desain rumah modern adalah Jazamango.com. Kalau pengin tau desain rumah modern bergaya klasik bisa baca-baca disana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *